Kak Seto Terkejut Ada 12 Anak-Bayi di Rombongan HRS saat Insiden di Tol Japek

Posted by Lentera News on 16 Desember 2020

Ketua Umum LPAI, Seto Mulyadi (foto: Fronttv)

LENTERA-NEWS.COM - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi alias Kak Seto mengunjungi kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab untuk memantau kondisi anak-anak yang ikut dalam rombongan yang mengalami insiden penembakan di Tol Cikampek.

Diketahui, enam anggota Laskar FPI ditembak mati polisi di Tol Cikampek KM 50 pada Senin (7/12) dini hari. Saat itu, mereka tengah mengawal rombongan Habib Rizieq Shihab.

Dikutip dari kanal YouTube Front TV, tampak Kak Seto dan rombongan LPAI turun dari mobil di depan rumah di Jl. Petamburan III, Jakarta Pusat, disambut oleh perwakilan keluarga, Habib Hanif Al Athos. Kak Seto pun masuk dan duduk di ruang keluarga bersama sejumlah anak dan cucu keluarga Habib Rizieq Shihab.

"Kami sempat terkejut mendengar berita ini dimana suasana yang penuh keriuhan di KM 50 ternyata ada anak-anak dan bayi kalau enggak salah 12 anak dan bayi. Kami merasa terpanggil untuk melihat kondisi dari anak-anak, bagaimana keadaannya," tutur dia.

Kak Seto menyebut kerap kali ada trauma dari anak pasca-insiden meski awalnya tak kasat mata. Hal inilah yang hendak dicegah pihaknya lewat pemantauan yang kemungkinan dilakukan beberapa kali.

"Sering terjadi pengalaman traumatik yang tertunda. Jadi saat itu mungkin kelihatan biasa, tapi beberapa saat kemudian baru muncul. Kami akan pantau saja trauma psikis ini karena bagaimana juga kami hanya berfokus pada anak," urainya.

"Mungkin beberapa kali juga kami akan lihat kembali," tambah Seto.

Habib Hanif, yang merupakan menantu dari Habib Rizieq, menjelaskan bahwa pada saat insiden ada sejumlah anak di beberapa mobil terpisah dalam satu rombongan.

Misalnya, di mobil Habib Rizieq, ada putri Habib Rizieq yang keenam (16) dan ketujuh (14) serta dua anak lainnya. Di mobil Haji Hakim, lanjutnya, ada putranya yang berusia 12 tahun dan putrinya berusia 16 dan 6 tahun.

Di mobil dia sendiri, ungkapnya, ada anaknya yang juga cucu Habib Rizieq yang paling besar. Selain itu, di mobil Habib Alwi ada dua anak kembarnya.

"Sisanya mobil laskar," imbuh Habib Hanif.

Ia mengungkapkan pada saat insiden itu rombongan hendak menuju tempat peristirahatan.

"Namanya mau jalan keluarga, beliau (Habib Rizieq) kan mau istriahat ya, bawa anak cucu semua, bahkan sampai kerabat ikut menemani, sahabat beliau pun dibawa [beserta] anak-anaknya. Karena niatnya istirahat di tempat peristirahatan, di villa," ungkap Habib Hanif.

Lantaran itulah pihaknya terkejut dengan insiden kejar-kejaran yang kemudian berujung pada kematian enam anggota Laskar FPI.

Blog, Updated at: Desember 16, 2020

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar dengan bijak