Polri Sebut Ada 18 Luka Tembak di Jenazah Laskar, Ini Kata FPI

Posted by Lentera News on 19 Desember 2020

Adegan penggeledahan para rekonstruksi kasus penembakan enam anggota FPI di rest area KM 50 tol Jakarta-Cikampek, Senin (14/12/2020) dini hari.(KOMPAS.COM/FARIDA)

LENTERA-NEWS.COM - Polri menyebut ada 18 luka tembak di jenazah Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas saat kontak senjata di Tol Jakarta-Cikampek KM 50. FPI mengatakan ada lebih banyak luka tembak. 

"Dari jenazah yang kita lihat lebih dari 18 tembakan," kata Jubir FPI Slamet Ma'arif kepada detikcom, Jumat (18/12/2020). 

Slamet tidak menjelaskan detail berapa temuan luka tembak di jenazah laskar. Selain itu, Slamet menanggapi terkait hasil autopsi Polri pada jenazah yang disebutkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Pihaknya masih menunggu hasil investigasi Komnas HAM. 

"Kita lihat hasil Komnas HAM nanti ya," sebut Slamet. 

Sebelumnya, Bareskrim Polri sudah menerima hasil autopsi jenazah enam anggota laskar FPI pengikut Habib Rizieq Shihab (HRS) yang tewas. Dari hasil autopsi yang diterima penyidik, ada 18 bekas luka tembakan pada seluruh jenazah. 

"Secara umum ada 18 (delapan belas) luka tembak," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dimintai konfirmasi, Jumat (18/12/2020). 

Andi menuturkan hasil autopsi jenazah enam anggota laskar FPI sudah diterima tim penyidik pada minggu lalu. Andi mengatakan, dari hasil autopsi yang diterima, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada jenazah. 

"Sudah sejak minggu lalu (hasil autopsi). Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh seluruh jenazah," tuturnya.

Blog, Updated at: Desember 19, 2020

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar dengan bijak